MAKHLUK HIDUP (ORGANISME)
Makhluk hidup adalah
kajian utama dari ilmu biologi. Makhluk
hidup dapat berupa organisme bersel satu sampai organisme multi
seluler. Dalam biologi dan
ekologi, organisme (bahasa Yunani: organon yang berarti alat) adalah kumpulan
molekul-molekul yang saling memengaruhi sedemikian sehingga berfungsi secara
stabil dan memiliki sifat sebagai makhluk hidup.
Istilah organisme kompleks
mengacu pada organisme yang memiliki lebih dari satu sel.Istilah "organisme"
(Yunani ὀργανισμός - organismos, dari ὄργανον Yunani Kuno - Organon
"organ, instrumen, alat") pertama kali muncul dalam bahasa Inggris
pada 1701 dan mengambil definisi saat ini oleh 1834 (Oxford Dictionary
Inggris). Hal ini langsung berkaitan dengan "organisasi" panjang. Ada
sebuah tradisi panjang mendefinisikan organisme sebagai mengorganisir
diri makhluk.
Telah ada banyak kontroversi terbaru
tentang cara terbaik untuk menentukan organisme dan memang tentang apakah atau
tidak seperti definisi yang diperlukan. Beberapa kontribusi adalah tanggapan
terhadap saran bahwa kategori "organisme "mungkin tidak memadai dalam
biologi.
Klasifikasi ilmiah dalam biologi
menganggap organisme identik dengan "kehidupan di Bumi". Berdasarkan
jenis sel, organisme dapat dibagi menjadi kelompok prokariotik dan eukariotik.
Prokariota mewakili dua domain terpisah, Bakteri dan Archaea. Organisme
eukariotik, dengan inti sel membran-dibatasi, juga mengandung organel, yaitu
mitokondria dan (pada tanaman) plastida, umumnya dianggap berasal dari bakteri
endosymbiotic [6] Jamur, hewan dan tumbuhan adalah contoh spesies yang
eukariota..
Ciri-ciri makhluk hidup (Organisme)
1.
Bernafas (respirasi)
Adalah proses pengambilan oksigen dari luar tubuh
untuk proses pembakaran bahan makanan didalam tubuh. Proses pembakaran
menghasilkan energi / tenaga. Pernapasan juga menghasilkan energi dan gas
sisa yaitu karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O). Tumbuhan bernapas
melalui lubang-lubang kecil pada daun yang disebut stomata dan melalui
lubang-lubang kecil yang terdapat pada permukaan kulit batang yang disebut
lentisel. Lentisel adalah lubang-lubang kecil pada batang tumbuhan sebagai
tempat keluar masuknya karbon diokasia dan oksigen
2. Bergerak
Tumbuhan bergerak misalnya akar menembus tanah.
3. Memerlukan makanan
Tumbuhan memperoleh makanan melalui proses
fotosintesis.
4. Tumbuh
Terjadi karena adanya penambahan jumlah dan ukuran sel
yang membangun makhluk hidup. Pertumbuhan pada makhluk hidup dipengaruhi
oleh factor luar dan factor dalam. Faktor dalam misalnya zat tumbuh
(hormon) atau factor keturunan. Faktor luar misalnya faktor lingkungan
5. Berkembang biak (Reproduksi)
Adalah kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan
keturunan. Tujuan berkembang biak adalah untuk mempertahankan kelangsungan
hidup jenisnya. Makhluk hidup berkembang biak secara kawin (seksual) dan
tak kawin (aseksual). Hewan umumnya berkembang biak secara seksual. Hewan
bertulang belakang (vertabrata) seperti kura-kura, burung dan tikus berkembang
biak secara seksual. Hewan tidak bertulang belakang (avertabrata) dapat
berkembang biak secara aseksual, yaitu dengan membentuk tunas seperti hydra dan
ubur-ubur. Pada tumbuhan, perkembangbiakan seksual dilakukan dengan biji,
seperti pada mangga, rambutan dan jagung. Sedangkan perrkembangbiakan aseksual
dilakukan seperti pada pembentukan tunas (pisang , bambu) atau umbi batang
(kentang) atau setek batang atau cangkok.
6. Peka terhadap rangsang (Iritabilita)
Adalah kemampuan makhluk hidup untuk menerima dan
menanggapi suatu rangsangan
7. Mengeluarkan zat-zat sisa (ekskresi)
Setiap hari urin (air seni) harus
dikeluarkan. Urin yang diproduksi didalam ginjal dialirkan kekantong air
seni (kantong kemih), kemudian dikeluarkan dari tubuh melalui saluran
kencing. Urin mengandung urea dan karbon dioksida hasil pernapasan, harus
dikeluarkan dari tubuh karena bersifat racun bagi tubuh. Hewan
mengeluarkan zat-zat sisa dari prosese metabolisme. Metabolisme adalah
proses pertukaran zat yang terjadi didalam mahkluk hidup. Misalnya proses
pernafasan dan pencernaan makanan.
Tumbuhan juga mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme.
Zat sisa pada tumbuhan berupa karbon dioksida (sebagai sisa proses pernafasan)
dan oksigen (sebagai sisa proses fotosintesis). Zat-zat sisa dikeluarkan
melalui stomata (yg terdapat pada daun) atau lentisel (yg terdapat pada
batang). Pada tumbuhan hijau, zat-zat tersebut akan diperlukan kembali. Karbon
dioksida diperlukan untuk fotosintesis dan oksigen diperlukan untuk respirasi.
Di ambil dari sini :D :
0 komentar:
Posting Komentar